<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Konfigurasi Jaringan</title>
	<atom:link href="http://www.sysneta.com/konfigurasi-jaringan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sysneta.com/konfigurasi-jaringan</link>
	<description>Infrastructure Jaringan Dan Manajemen Keamanan</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 12:45:54 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: Ki</title>
		<link>http://www.sysneta.com/konfigurasi-jaringan/comment-page-1#comment-894</link>
		<dc:creator>Ki</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Jan 2010 23:07:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.sysneta.com/?p=33#comment-894</guid>
		<description>prinsipnya sama saja dengan dasar WDS, menggunakan bridge antar gedung. Tentunya dengan jarak 1 km membutuhkan booster antenna yang kuat. Coba lihat catalognya Cisco Aironet. Saya pernah menggunakan koneksi beberapa gedung di pegunungan - lembah di site yang jaraknya +/- 500m, satu kantor pusat menggunakan antenna Omni, sementara di gedung-gedung lainnya pointing ke pusat menggunakan directional antenna. Tentunya antar gedung yg saling konek harus LoS (line of sight) segaris pandang ...gak boleh terhalang. Konsepnya bisa dirujuk di artikel saya disini &lt;a href=&quot;http://www.sysneta.com/wireless-wds&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Wireless WDS&lt;/a&gt;
mungkin ini bisa membantu ....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>prinsipnya sama saja dengan dasar WDS, menggunakan bridge antar gedung. Tentunya dengan jarak 1 km membutuhkan booster antenna yang kuat. Coba lihat catalognya Cisco Aironet. Saya pernah menggunakan koneksi beberapa gedung di pegunungan &#8211; lembah di site yang jaraknya +/- 500m, satu kantor pusat menggunakan antenna Omni, sementara di gedung-gedung lainnya pointing ke pusat menggunakan directional antenna. Tentunya antar gedung yg saling konek harus LoS (line of sight) segaris pandang &#8230;gak boleh terhalang. Konsepnya bisa dirujuk di artikel saya disini <a href="http://www.sysneta.com/wireless-wds" rel="nofollow">Wireless WDS</a><br />
mungkin ini bisa membantu &#8230;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: colo</title>
		<link>http://www.sysneta.com/konfigurasi-jaringan/comment-page-1#comment-880</link>
		<dc:creator>colo</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 04:25:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.sysneta.com/?p=33#comment-880</guid>
		<description>bagaimana nich buat rancangan wireless yg memiliki 2 gedung dengan jarak kurang lebih 1km.tolong bos buat rancangannya.dan alat2 apa aja yg dipakai.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bagaimana nich buat rancangan wireless yg memiliki 2 gedung dengan jarak kurang lebih 1km.tolong bos buat rancangannya.dan alat2 apa aja yg dipakai.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: admin</title>
		<link>http://www.sysneta.com/konfigurasi-jaringan/comment-page-1#comment-698</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 01:41:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.sysneta.com/?p=33#comment-698</guid>
		<description>1 line tlp bisa dipakai utk DSL misal Speedy. Konfigurasi sama saja ...Speedy router sudah termasuk DHCP enabled. Masukkan saja output LAN port dari modem/router ke Switch dan semua PC di TCP/IP set automatic &quot;obtain IP address automatically&quot; begitu juga DNS nya ...bila perlu DNS nya di set manual ke DNS ISP. Kalau di server sudah DHCP active, yang di router harus didisable. Check article saya di membangun jaringan sederhana.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>1 line tlp bisa dipakai utk DSL misal Speedy. Konfigurasi sama saja &#8230;Speedy router sudah termasuk DHCP enabled. Masukkan saja output LAN port dari modem/router ke Switch dan semua PC di TCP/IP set automatic &#8220;obtain IP address automatically&#8221; begitu juga DNS nya &#8230;bila perlu DNS nya di set manual ke DNS ISP. Kalau di server sudah DHCP active, yang di router harus didisable. Check article saya di membangun jaringan sederhana.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Miftah</title>
		<link>http://www.sysneta.com/konfigurasi-jaringan/comment-page-1#comment-696</link>
		<dc:creator>Miftah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2009 12:55:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.sysneta.com/?p=33#comment-696</guid>
		<description>Bagaimana Konfigurasi jaringan komputer untuk internet dengan menggunakan 2 lain telepon, 1 server, dan 15 Komputer Client. Sebaiknya berapa jumlah modem yang dipakai??</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana Konfigurasi jaringan komputer untuk internet dengan menggunakan 2 lain telepon, 1 server, dan 15 Komputer Client. Sebaiknya berapa jumlah modem yang dipakai??</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
